..::Jurnal Otonomis::..

Januari 29, 2007

Menuju Pandangan-Dunia Holisitik: Sebuah Pengantar Singkat

Diarsipkan di bawah: Wacana — Riyano @ 8:43 am

Oleh: Dian

Peradaban modern mewariskan, salah satunya, persoalan dualitas. Rene Descartes (1596-1650), bapak filsafat modern, dianggap orang yang kali pertama membedakan antara jiwa dan tubuh atau res cogitans dan res extensa. Pandangan Descartes diikuti maupun dikukuhkan oleh Sir Isaac Newton (1642-1727). Dalam perkembangannya, pandangan dualisme bersifat linier-deterministik-reduksionistik-atomistik-instrumentalistik.

(lagi…)

Januari 19, 2007

Teori Involusi dari Sosok Geertz

Diarsipkan di bawah: Wacana — Riyano @ 5:30 pm

Sumber: Kompas

Memberi Inspirasi Ilmuwan Lintas Bidang

Jakarta, Kompas – Almarhum ilmuwan Clifford Geertz telah menerbitkan dua kategorisasi akademik. Pertama, teori involusinya yang dianggap provokatif dan menimbulkan rangsangan pemikiran baru. Kedua, penghargaan baginya sebagai “antropolog besar”, karena karya dan teorinya cerminan lintas pengetahuan yang mendasari pemahaman masalah kemanusiaan.

(lagi…)

Hari Tanpa Belanja (HTB)

Diarsipkan di bawah: Pustaka Otonomis, Sejarah, Wacana — Riyano @ 5:05 pm

Sumber: Kunci

Link : Adbuster

Apa Hari Tanpa Belanja itu?

Dari mana Hari Tanpa Belanja berasal?
Apa tujuannya?
Siapa yang merayakan?
Mengapa ada perbedaan tanggal perayaan?
Apa yang akan saya dapatkan?
Apakah itu berarti saya dilarang belanja?
Belanja? Apa salahnya?
Bagaimana dengan lingkungan?
Apakah satu hari akan membuat perubahan?
Apa yang harus saya lakukan?
Pikir lagi sebelum membeli! Jawab pertanyaan-pertanyaan ini sebelum berbelanja!

(lagi…)

TATTOO ANTARA POLITIK DAN KEINDAHAN TUBUH

Diarsipkan di bawah: Sejarah, Wacana — Riyano @ 4:51 pm

Kritisisme di Jantung Demokrasi

Diarsipkan di bawah: Nasional, Wacana — Riyano @ 1:22 pm

Sumber: Kompas

M Fadjroel Rachman

“Politics is the science of the good for man, to be happiness.”

(Aristoteles dalam Nicomachean Ethics)

Apakah yang membahagiakan manusia, seorang warga negara, di dalam republik demokratis? Tentu hidup yang berpedoman pada nilai-nilai utama: kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, kebebasan, kerakyatan, kesejahteraan, dan solidaritas.

Nilai-nilai inilah sumber motivasi suatu republik dan individu yang menjadi warga negara karena dijamin hak-hak individual dan sosialnya berupa hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Prasyarat emansipasi individual dan sosial!

(lagi…)

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.