DIPERTIMBANGKAN DALAM SEGI EKONOMI, POLITIK,
PSIKOLOGI, SEKSUAL DAN KHUSUSNYA ASPEK INTELEKTUAL,
DENGAN SEBUAH PROPOSAL SEDERHANA BAGI PENGOBATANNYA.
Anggota Situationist International,Mustapha Khayati dan para mahasiswa di Strasbourg, November 1966
PENGANTAR
Di tahun 1957, beberapa kelompok avant-garde Eropa bergabung bersama untuk membentuk sebuah organisasi Situationist International (SI). Selama dekade berikutnya, SI mengembangkan sebuah kritik yang koheren dan tajam tentang masyarakat modern dan oposisi palsunya yang birokratis, dan metoda-metoda barunya dalam hal agitasi tersebut menjadi sangat influensial dalam turut memicu terjadinya revolusi Mei 1968 di Paris. Sejak saat itu–walaupun SI sendiri telah bubar pada tahun 1972–tesis-tesis dan taktik situasionis telah diambil oleh para radikal di berbagai negara di dunia.